Kamis, 10 Mei 2012

Masa Kholifah Abu Bakar as- Shidiq

      Masa kepemimpinannya ,Khalifah Abu Bakar  as-Siddiq melakukan beberapa usaha dan mencapai beberapa prestasi :
a.   Memerangi Kaum Murtad
      Segera setelah suksesi Abu Bakar as Shidiq , beberapa masalah yang mengancam persatuan dan stabilitas muncul. Beberapa suku  Arab yang berasal dari Hijaz dan Nejed menyatakan murtad atau membangkang kepada Kholifah baru dan sistim yang ada. Beberapa diantaranya menolak membayara zakat walaupun tidak menolak agama Islam secara utuh. Beberapa yang lain kembali memeluk agama dan tradisi lama, yakni menyembah berhala . Suku-suku tersebut menyatakan bahwa hanya memiliki perjanjian dengan Nabi Muhammad saw. Oleh karena itu , kematian Nabi Muhammad saw menjadi alasan sehingga perjanjian tersebut tidak berlaku lagi.
      Rasa kesukuan dan sifat patenalistik, yaitu tunduk secara membabi buta kepada pemimpinnya,juga menjadi penyebab timbulnya gerakan murtad ( Riddah ). Bangsa arab mempunyai rasa kesukuan yang sangat tinggi. masing-masing suku menganggap dirinyalah yang paling baik.
Nabi-nabi palsu yang ingin menghancurkan Islam diantaranya.
  1. Al -Aswad al Ansi
  2. Thulaihah bin Khuwalid al Asadi
  3. Malik bin Nuwairah
  4. Musailamah al Kazab
       Al- Anwad al Ansi memimpin  pasukan suku Badui di Yaman. mereka berhasil merebut Najran dan San'a. akan tetapi Al  Aswad al Ansi terbunuh oleh saudara gubernur Yaman.Ketika Zubair bin Awwam datang di Yaman Al Ansi telah terbunuh. Pasukan Islam berhasil menguasi Yaman.
       Thulaihah bin Thuwailid al Asadi mengangap dirinya sebagai nabi. pengikutnya berasal dari Bani Asad, Gatafan  dan Bani Amir. Abu Bakar as Siddiq mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Khalid bin Walid . pertempuran teradi  di dekat sumur Buzakhah. Pasukan muslim berhasil mengalahkakn mereka.
        Malik bin Nuwairah merupakan pemimpin Bani Yarbu' dan Bani Tamim . Sepeninggal Nabi Muhammad saw,mereka tidak mengakui Islam .Pasukan Khalid bin Walid kemudian bergerak menuju perkampungan mereka . Dalam pertempuran yang sengit .Malik bin Nuwairah mati terbunuh.
        Musailamah al Kazab mengaku dirinya sebagai Nabi . Ia didukung oleh Bani Hanifah di Yamamah. Ia mengawini Sajah yang mengaku sebagai nabi di kalangan Kristen. mereka berhasil menyusun Pasukan dengan kekuatan 40.000 orang. Khalifah Abu Bakar as Siddiq  mengirimkan Ikrimah bin Abu Jahal dan Syurahbil bin Hasanah . pada mulanya pasukan Islam terdesak. Akan tetapi , pasukan bantuan mereka datang dipimpin Khalid  bin Walid. Pasukan Musailamah berhasil dikalahkan .10.000 orang kaum murtad mati terbunuh, Ribuan kaum muslimin gugur dalam perang ini , termasuk penghafal Al-Qur'an. Perang ini dinamakan Perang Yamamah dan merupakan yang paling besar diantara perang melawan kaum murtad lainya. 
        Setelah berhasil mengalahkan pasukan kaum murtad, pasukan muslim bergerak menuju Bahrain, Oman dan Yaman. Serangkain perang melawan kaum murtad tersebut dinamakan Perang Riddah. Kemenangan dipihak kaum muslimin.

b.    Kodifikasi Al-Qur'an
      Hasil karya masa Kholifah Abu Bakar as Shiddiq yang masih dapat kita rasakan hingga sekarang adalah adanya Mushaf Al-Qur'an. Ketika itu , Al-Qur'an tertulis dalam berbagai benda yang berserakan di berbagai tempat. Usaha ini dilaksanakan atas saran Umar bin Khattab yang saat itu menjadi penasehat utama Kholifah Abu Bakar as Siddiq.
   Alasan Umar bin Khattab mengusulkan pengumpulan Al-Qur'an tertulis diberbagai tempat adalah Banyaknya para penghafal Al-Qur'an yang meninggal dalam perang Yamamah.
Abu Bakar as Siddiq bersedia mewujudkan pengumpulan ayat-ayat Al-Qur'an  dengan menunjuk Zaid bin Tsabit sebagai pemimpin pengumpulan.
     Setelah pengumpulan ayat-ayat Al-Qur'an selesai,mushaf disimpan Kholifah Abu Bakar as Shiddiq. Setelah Abu Bakar as Siddiq meninggal dunia , mushaf tersebut disimpan oleh Hafsah binti Umar , putri Umar bin Khattab dan salah seorang istri Rasulullah.

c.   Perluasan Wilayah Islam
     Tiga hal yang menjadi pegangan utama para da'i atau tentara Islam saat memasuki daerah baru adalah :
  1. Dianjurkan masuk Islam, maka jiwa serta hartanya akan dilindungi.
  2. Boleh tidak masuk Islam, tetapi membayar Jizyah ( pajak perlindungan yang sangat ringan ) maka jiwa dan hartanya dilindungi.
  3. Jika menentang , mereka akan diperangi.
Ketiga itulah membuat para da'i atau tentara Islam disambut dengan penuh sukacita ketika memasuki suatu wilayah baru. Bahkan rakyat suatu daerah sangat mengharapkan kedatangan da'i atau tentara Islam. Hal itu menunjukkan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.
    Beberapa wilayah yang menjadi penyebaran Islam adalah wilayah yang dikuasai Kekaisaran Persia da Bizantium.Khalifah Abu Bakar as Siddiq mengirimkan dua panglima yaitu Khalid bin Walid dan Musanna bin Harits. mereka mampu menguasai Hirah dan beberapa kota lainya yaitu Anbar,Daumatul Jandal dan Fars. Peperangan dihentikan setelah Abu Bakar as Siddiq memeerintahkan Khalid bin Walid berangkat menuju Suriah. Ia diperintahkan untuk membantu pasukan  muslim yang mengalami kesulitan menghadapi pasukan Bizantium yang sangat besar.Komando pasukan dikemudian dipegang oelh Musanna bin Haritsah.
    Kekaisaran Bizantium dujaidkan Kota Damaskus, suriah sebagai pusat pemerintahan di wilayah Arab dan sekitarnya. untuk menghadapi mereka. Khlaifah Abu Bkaar as Siddiq mengirimkan beberapa pasukan yaitu :

  1. Pasukan Yazid bin Abu Sufyan ke Damaskus 
  2. Pasukan Amru bin As ke Palestina
  3. Pasukan Syurahbil bin Hasanah ke Yordania
  4. Pasukan Abu Ubaidah bin Jarrah ke Hims.
Sungai Yarmuk
Ketiak itu pasukan Islam berjumlah 18.000. Pasukan Romawi 240.000 orang. Menghadapi  jumlah pasukan yang sangat besar , pasukan muslim mengalami kesulitan. Khalifah Abu Bakar segera memerintahkan Khalid bin Walid berangkat menuju Syam. Berjalanan mereka selama 18 hari melewati 2 padang sahara yang belum pernah dilewatinya.
Pertempuran akhirnya pecah di pingggir sungai Yarmuk , sehingga dinamakan perang Yarmuk. Ketika perang sedang terjadi ada kabar bahwa Abu Bakar meninggal . Beliau digantikan  Umar bin Khattab . Khalid bin Walid kemudian digantikan oleh Abu Ubaidah bin Jarrah. Peperangan ini dimenangkan oleh Pasukan Islam dan menjadi kunci utama runtuhnya kekuasaan Bizantium di Tanah Arab.


        





3 komentar:

Anonim mengatakan...

Subhanallah Ceritanya menarik sangat..

Mayulis Adhi mengatakan...

Semoga akan lahir pemimpin seperti Abu Bakar Sidiq

Anonim mengatakan...

perkembangan sastra pada masa ini bagaimana ya?
dimana sya bisa mendapakan informasi tentang perkembangan sastra pada masa kepemimpinan Abu Bakar as Siddiq??

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Muhtar Khumaidi - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Blog Bamz | Supported by Ziezhua